Cuci Otak, Cuci Darah
Cuci Otak, Cuci Darah
Terkadang, kalo pikiran lagi suntuk, berat, gelap, diri ini suka banget ngebayangin hal yang aneh-aneh.
Mmm, misalnya ngebayangin kalo di kepala ini ada baut yang bisa dibuka, trus otak yang lagi panas-panasnya itu dikeluarin, ditaro di bawah pancuran air dingin…..
Cessss, seger banget ane ngebayanginnya. Khayalan itulah yang ane maksud cuci otak. 
"Sebenarnya, apa yang dimaksud cuci otak?"
Menurut informasi dari Wikipedia, cuci otak adalah sebuah upaya rekayasa pembentukan ulang tata berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu menjadi sebuah tata nilai baru, praktik ini biasanya merupakan hasil dari tindakan indoktrinasi, dalam psikopolitik diperkenalkan
dengan bantuan penggunaan obat-obatan dan sebagainya.
Sedangkan cuci otak menurut ane, tindakan penyegaran, penghapusan, atau pembersihan otak dari hal-hal yang berat, gelap, dan menyusahkan. Hoho, pokoknya begitu kita nyuci otak, pikiran jadi segar tak tertahankan.
"Emangnya apa hal-hal yang menyusahkan itu?"
Banyak bro. Ulangan, remed, tugas, keramahan kemarahan enyak-babeh, dan yang paling anget nih berita UAN yang dimajuin sebulan jadi bulan MARET 2010.
"HAAAAAHHHHH?????!!!!!" 
Yasudahlah kawan, mereka yang berkuasa, mau berkata apa kita?
Berusaha sajalah.Usaha, usaha, usaha, sambil terus berdoa. 
Oke, sekarang kita akan bicarakan masalah cuci darah.
Apa yang dimaksud cuci darah?
Bukan darah yang ditaro di bawah pancuran air mengalir, tapi cuci darah atau hemodialisis adalah suatu proses penyaringan darah yang dilakukan oleh mesin, biasa dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal yang sudah rusak. (Sumber : http://kolomkesehatan.blogspot.com)
Seorang lelaki tua berjasa yang udah bertaun-taun ane kenal, baru-baru ini abis ngejalanin proses pencucian darah. Ginjal beliau rusak gara-gara sakit. Awalnya beliau sakit darah tinggi, dan ternyata darah tinggi itulah yang mancing penyakit gagal ginjal ikut bersarang di tubuhnya. Ujian, ini ujian.
- normal, apa adanya | Time: 2:53 pm (UTC+7) Comments (1)
yak, 17 tahun. Pelajar SMA Bekasi yang biasa, tapi tetep langka di dunia ini. Menikmati masa-masa terakhirnya di SMA (AMIN!), meski banyak tugas tapi mau ga mau harus dinikmati...
Biar biasa, lama-lama nanti bisa jadi luar biasa. Hehehe








